Senin, 20 April 2009

Cari partner atau lakukan kerjasama agar bisnis Anda SUKSES! (Kisah sukses Google, Yahoo, dan Microsoft)


Jangan percaya kalau ada orang yang bilang meraih sukses dan itu dilakukannya seorang diri. Sukses tidak terjadi di ruang hampa. Sukses memerlukan kerja sama dan bantuan orang lain. Sukses terjadi akibat persinggungan dan persentuhan kita dengan pihak lain.

Banyak contoh menunjukkan beberapa raksasa di industry internet atau dunia komputer lahir dari sebuah kerjasama. Sebagai contoh Larry Page dan Sergey Brin, co-founder Google termasuk di antaranya. Mereka bekerjasama membangun Google sejak 1995. Larry yang waktu itu berusia 22 tahun dan Sergey setahun lebih muda, bertemu di Universitas Stanford.

Diawali dengan pembuatan search engine bernama BackRub, kolaborasi Larry dan Sergey, sukses menarik dukungan dari Andy Bechtolsheim, pendiri Sun Microsystem, yang menyuntikkan dana senilai 100 ribu dolar AS. Kemudian disusul Michael Moritz (Sequa Capital) dan Jhon Doer (Kleiner Perkins), investor dari Silicon Valley, yang memberikan modal senilai 12,5 juta dolar AS. Kemudian Eric E. Schdimt masuk pada 2001 menambah kekuatan Google. Pada 2004, mereka sukses membawa Google ke lantai bursa saham.

Contoh lain, datang dari Yahoo!. Duet kompak Jerry Yang dan David Filo membawa Yahoo! ke puncak sukses yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Sama seperti pendiri Google, mereka memulai saat masih kuliah di Universitas Stanford.

Mereka memulai dengan menciptakan website “Jerry’s Guide to the World Wide Web” pada 1994, yang berisi direktori situs-situs lain yang mereka gemari. Saat itu, kerjasama dan pembagian tugas mereka lakukan dengan apik. Jerry Yang berperan di konten, sedangkan David Filo yang mengurus piranti lunaknya.

Pada Maret 1995, mereka pun menggandeng para pemilik lembaga modal Ventura Silicon Valley. Kemudian, mereka bekerja sama dengan Sequa Capital, sebuah perusahaan investasi, yang menyuntikkan dana hampir 2 juta US dollar. Tidak lama kemudian pada April 1996, Yahoo! sukses go public.

Hal yang sama terjadi pada Microsoft. Co-foundernya yaitu Bill Gates dan Paul Allen saling mengenal saat masih SMP. Saat itu pun mereka sudah mahir membuat software. Lalu saat kuliah di Universitas Harvard, Bill Gates bertemu dengan Steve Ballmer. Ketiga orang itu yang kemudian saling bekerjasama dan membesarkan Microsoft sampai sukses seperti sekarang.

Apa pelajaran dari kisah sukses Google, Yahoo, dan Microsoft ini?

Menurut saya hikmahnya jelas kalau mau sukses jangan sampai melakukan bisnis seorang diri. Tidak ada sejarahnya sebuah bisnis yang berhasil hanya dikelola sendirian. Di belakang sebuah usaha yang sukses, pastilah berdiri banyak orang yang mendukung bisnis itu.

Oleh karena itu, kita perlu partner atau bekerjasama dengan orang lain. Dalam memilih mitra, sebaiknya memilih partner yang memiliki visi yang sama dan bisa saling melengkapi. Misalkan Anda ahli dalam strategi bisnis, namun tidak terlalu suka marketing, Anda bisa cari partner yang memang mumpuni dalam marketing. Misalnya Anda punya rencana bisnis yang bagus tapi tidak punya modal, carilah investor yang mau memodalinya.

Yang penting jangan pernah hanya mengandalkan diri Anda sendiri. Ada banyak orang hebat di luar bisnis Anda yang bisa Anda jadikan partner dan mendukung usaha Anda.

Tidak ada superman dalam bisnis. Yang ada hanyalah superteam. Untuk meraih sukses, pebisnis harus mau bekerjasama. Kerjasama akan menguatkan dan memperkokoh bisnis Anda. Kerjasama akan menambal kekurangan yang Anda miliki.

sumber: www.siswonugroho.com

7 ciri pemimpin LUAR BIASA

Bicara tentang pemimpin atau kepemimpinan mungkin Anda seketika terbayang dengan Soekarno, bapak bangsa ini. Di industri internet, mungkin Anda langsung ingat Bill Gates, Larry Page, dan David Filo.

Bukan hal aneh. Sejak dulu, pemimpin atau kepemimpinan kerap kali kita kaitkan dengan kemampuan seseorang yang hebat. Yang mampu mengarahkan dan menggerakkan banyak orang untuk menuju ke suatu tujuan. Dan mengembangkan dari yang kecil menjadi sebuah raksasa luar biasa.

Setiap pemimpin atau kepemimpinan memang memiliki gayanya sendiri-sendiri. Akan tetapi setidaknya ada kesamaan di antara mereka para pemimpin luar biasa itu. Ciri-ciri yang akan sampaikan berikut ini merupakan ciri-ciri yang terpancar dari seorang pemimpin LUAR BIASA.

Ini dia 7 ciri pemimpin luar biasa itu:

  1. Pemimpin luar biasa itu selalu haus belajar.
    Belajar dari siapapun dan dari mana pun. Pemimpin hebat itu tidak pernah menganggap dirinya tahu segala hal. Dia memiliki jiwa pembelajar. Pemimpin hebat tidak malu bertanya kepada orang lain. Semakin dia belajar, semakin dia paham kalau banyak hal yang tidak diketahuinya.
  2. Pemimpin luar biasa itu punya mental positif.
    Setiap persoalan atau tantangan yang datang dihadapinya dengan kepala dingin. Baginya ada hikmah atau pelajaran yang bisa didapat dari sebuah persoalan. Mental positif itu diterapkannya ke dalam perbuatan sehari-harinya. Pemimpin hebat percaya hanya energi positif yang membawa menuju keberhasilan.
  3. Pemimpin luar biasa itu gemar melayani.
    Pelayan bagi banyak orang, bagi para customer dan bagi orang-orang di sekitarnya. Pemimpin hebat yakin sepenuhnya bahwa tugasnya adalah melayani dan melakukan yang terbaik untuk orang lain.
  4. Pemimpin luar biasa itu mengembangkan potensi orang.
    Para karyawan atau orang-orang di sekelilingnya dikembangkan potensinya, lalu diarahkan ke jalur yang tepat. Pemimpin hebat tidak pernah takut tersaingi. Dengan mengembangkan banyak orang, pemimpin hebat percaya orang-orang dahsyat akan lahir karena perlakuan yang tepat.
  5. Pemimpin luar biasa itu orang yang seimbang.
    Dia bukan orang yang gila kerja sampai tidak meluangkan waktu untuk keluarga, untuk jalan-jalan, untuk refreshing, untuk berkumpul dengan kawan-kawan, dan aktivitas lainnya. Pemimpin hebat itu menyeimbangkan hidupnya secara seimbang. Pekerjaan lancar, spiritual jalan, kesehatan terjaga, keluarga mendapat perhatian.
  6. Pemimpin luar biasa itu bijaksana dan tegas.
    Setiap persoalan yang datang tidak direspon secara terburu-buru. Dikumpulkannya seluruh informasi yang dibutuhkan, mendengarkan dari banyak pihak, barulah semua informasi tersebut diolah dan dipikirkannya matang-matang dan dituangkan dalam sebuah keputusan yang penuh kebijaksanaan dan ketegasan.
  7. Pemimpin luar biasa itu orang yang kreatif.
    Loncatan-loncatan ide kreatif-nya selalu menyembul-nyembul di otaknya. Kerap berpikir out of the box. Pemimpin hebat percaya tidak ada jalan buntu dalam hidup. Selalu ada jalan-jalan lain yang terbuka untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Beberapa pemimpin mungkin lebih menonjol pada satu sisi, namun biasanya mereka keseluruhan ciri di atas. Dari ketujuh ciri pemimpin luar biasa di atas, tidak menutup kemungkinan ada ciri-ciri lainnya. Oleh karena itu silahkan Anda tambahkan di komentar dan mari kita obrolkan bareng-bareng.

sumber: www.siswonugroho.com

10 filosofi bisnis yang menjadikan Google sukses LUAR BIASA

Anda pasti tahu Google? Ya Google adalah search engine yang paling banyak digunakan di dunia. Namun apakah Anda tahu nilai-nilai yang dipegang Google sampai membuatnya sesukses sekarang? Hal itu yang akan dibahas pada artikel ini.

Mengapa nilai-nilai penting bagi sebuah bisnis? Nilai-nilai itulah yang menjadi ruh sebuah usaha. Dengan nilai-nilai yang dipercayai dan dilaksanakan itu, bisnis Anda memiliki pegangan bagaimana seharusnya bertindak. Nilai-nilai itu pula yang akan memandu langkah-langkah bisnis Anda selanjutnya.

Pasti Anda tidak sabar untuk membaca 10 filosofi bisnis Google. Langsung saja silahkan dinikmati..

Ke-10 filosofi bisnis Google itu sebagai berikut:

  1. Fokuslah pada pengguna, hasilnya pasti mengikuti. Google mendedikasikan setiap pengembangannya untuk kemudahan pengguna. Bisa dilihat dari misalnya tampilan yang bersih dan simple dimaksudkan untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan Google. Loading halaman yang cepat membuat pemakai Google tidak perlu menunggu lama. Iklan yang ditampilkan pun selalu berhubungan dengan kata yang diketikkan.
  2. Melakukan setiap pekerjaan dengan sangat baik. Perbaikan atau improvement terhadap setiap produk yang dikeluarkan Google selalu dilakukan. Ini untuk memastikan agar setiap produk tersebut bisa berfungsi sangat baik bahkan melebihi yang dibayangkan penggunanya. Tengoklah berbagai produk yang dikeluarkan Google. Dari Gmail, Google Earth, Google Maps, sampai Google Latitude, semuanya terus mengalami perbaikan.
  3. Semakin cepat lebih baik. Hal itu dibuktikan Google yang mampu menampilkan segala data dalam hitungan detik. Dan Google terus memperbaharui algoritma pencarian agar data yang muncul lebih cepat dan lebih akurat.
  4. Demokrasi di dunia maya. Google memiliki acuan yang dinamai PageRank™. Dengan adanya acuan tersebut, website manapun bisa mendapat page rank tinggi asalkan memenuhi ketentuan tersebut.
  5. Jawaban bisa didapat di manapun. Tidak harus dari komputer desktop yang ada di atas meja, googling bisa dilakukan dari handphone atau PDA. Google yang menjadi pelopor teknologi tersebut.
  6. Mendapatkan uang tanpa menjadi setan. Sekalipun Google mengandalkan pemasukan dari iklan, namun sama sekali Google tidak pernah mencampuradukkan kepentingan bisnis itu dengan sistem pada hasil pencarian. Hasil pada halaman pencarian berjalan objektif dan untuk iklan selalu terpasang tulisan “Sponsored Link”.
  7. Selalu ada banyak informasi di luar sana. Ragam jenis file yang dilettakkan di internet seperti misalnya berbentuk PDF, Microsoft Word, Excel, dan lain sebagainya membuat Google selalu berusaha memperbaiki hasil pencariannya dengan mempertimbangakan berbagai jenis dile tersebut.
  8. Informasi menjangkau tanpa batas. Hasil pencarian Google dikembangkan ke lebih dari 35 bahasa. Juga ada sarana penerjemahan yang memudahkan pengguna untuk memahami teks yang tidak dipahaminya.
  9. Serius tanpa aturan kaku. Di Googleplex, kantor Google, suasana kantor dibuat sedemikian rupa sehingga pegawainya bisa nyaman dalam bekerja. Ide-ide yang dilontarkan pun sangat dihargai. Sehingga arus komunikasi antar pegawai berjalan lancar. Dan mereka merasa sebagai sebuah keluarga besar.
  10. Bagus saja tak cukup. Google selalu berusaha memberikan yang melebihi harapan penggunanya. Lewat inovasi-inovasinya, Google berusaha memberikan kejutan-kejutan yang tidak pernah terbayangkan.

Nah, itulah 10 filosofi bisnis Google. Bagaimana kalau menurut pandangan Anda? Ada kesamaan mungkin dengan nilai-nilai di bisnis yang Anda geluti?

Filosofi bisnis berguna mendukung tindakan yang konsisten, membentuk kredibilitas bisnis, dan menumbuhkan kepercayaan di hati pelanggan.

Kegagalan adalah Ibu Kandung dari Kesuksesan

Dalam mengembangkan usaha bisnis atau karir yang sedang kita perjuangkan, sudah sewajarnya kita berharap semua bisa berjalan lancar tanpa hambatan dan kesulitan yang berarti, tetapi dalam proses perjalanannya tidak jarang kita dihadapkan pada kondisi sulit yang muncul silih berganti.

Saat kondisi sulit menghadang kita, tidak perlu ditanggapi dengan sikap pesimis dan terbeban. Perlu kita yakini dan kita sadari bahwa di setiap kesulitan yang mampu kita atasi, maka bersamaan itu pula akan muncul kesempatan baru yang memungkinkan kita melanjutkan dan memperjuangkan usaha kita hingga mencapai kesuksesan.

Tetapi di dalam kenyataannya yang sering terjadi, pada saat kita dihadapkan pada kesulitan, rintangan, kesalahan dan problem yang bermunculan, fighting spirit kita menjadi turun, rapuh, dan mudah menyerah; semuanya terasa begitu berat dan membebani mental, bahkan tidak jarang membuat kita merasa gagal, frustasi, depresi, putus asa, menganggap ini semua merupakan suratan nasib yang memang harus kita alami.

Mengapa kita mudah menyerah? Mengapa kita cepat merasa gagal? Sebenarnya perasaan di atas ini adalah akibat dari hasil pikiran atau kesadaran tentang proses perjuangan hidup ini yang belum matang.
Jangankan cuma kesulitan yang menghadang, sekalipun kita mengalami kegagalan, ingat setiap kegagalan pasti punya nilai pendidikan tersendiri, seperti kata bijak Mandarin : , kegagalan adalah ibu kandung dari kesuksesan.

Kita perlu menyadari bahwa kesulitan, kegagalan adalah bagian dari dinamika kehidupan kita. Setiap kegagalan pasti akan membawa hikmah yang setimpal. Kesuksesan sejati adalah kristalisasi dari berbagai macam kesulitan dan kegagalan yang mampu kita atasi.

Untuk itu kita dituntut mempunyai "Keuletan Extra". Keuletan yang berarti : tidak sekadar sabar, bertahan, apatis, pasif, pasrah, tetapi "Keuletan" yang di dalamnya mengandung sikap antusias, proaktif, gigih, tegar, berani untuk beraksi terus menerus.

Jika sikap mental "Keuletan" di atas dapat dipraktekan di setiap tantangan yang muncul, sampai menjadi kebiasaan di kehidupan kita, maka kita akan sadar bahwa hanya melalui Kelemahan, Kesulitan, Kesalahan bahkan kegagalan, barulah kita mempunyai kesempatan untuk mematangkan mental dan menjadi dewasa melalui BELAJAR DALAM ARTI YANG SEBENARNYA.


Pembaca yang budiman,

Saya yang telah kenyang mengunyah kesulitan dan kegagalan, telah menganggap semua ini sebagai vitamin kesuksesan. Bagi setiap orang yang mau sukses tidak mungkin bias bebas dari kegagalan, tidak ada kesuksesan sejati bisa berdiri tegak tanpa kemampuan mengatasi semua kesulitan ataupun kegagalan. Maka, memang benar dan tepat bobot dari kata pepatah klasik "". Kegagalan adalah ibu kandung dari kesuksesan.


sumber : www.andriewongso.com

Minggu, 19 April 2009

RAHASIA UNTUK MENDAPATKAN SEBUAH PEKERJAAN

Filipi 4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Hari-hari ini ada begitu banyak orang yang baru saja merayakan kelulusan mereka sebagai seorang sarjana. Begitu lulus sidang, itu berarti mereka sudah memasuki satu phase yang baru dalam hidupnya sebagai seseorang yang dianggap kebanyakan orang sebagai manusia yang benar-benar dewasa. Tentu saja hal ini adalah sesuatu yang memang ditunggu-tunggu oleh banyak orang, terutama oleh mereka sendiri yang mengalaminya, karena sekarang artinya mereka sedikit bebas dari tekanan untuk belajar sebagai kewajiban mereka sebagai pelajar dan mahasiswa. Dan sebagai orang tua, itu berarti akhir dari suatu perjalanan panjang untuk membiayai sekolah yang dimulai dari anak-anak itu masuk TK sampai akhirnya mereka lulus kuliah.

Tapi sadar atau tidak sadar, lulus kuliah itu juga berarti memasuki satu gelombang baru yang namanya gelombang pencari kerja, yang notabene sekarang ini merupakan gelombang yang sangat besar bagai tsunami di negara tercinta ini, yang satu waktu bisa memporak porandakan negeri kita karena saking besarnya gelombang itu, sementara ketersediaan lowongan untuk menampung mereka semua itu sangatlah kecil dan tidak sebanding dengan permintaan yang ada itu. Nah, jadi bagaimana sekarang?

Bersyukur bagi mereka yang memang bahkan sebelum lulus saja, sudah ada yang menawari mereka satu posisi di sebuah perusahaan, atau lebih enak lagi jika orang tua mereka memang seorang pengusaha yang tentu saja dengan mudah akan menempatkan anaknya bekerja di perusahaan mereka. Tapi bagaimana dengan mereka yang berlatar belakang dari keluarga biasa dan benar-benar mengharapkan satu kesempatan saja agar bisa bekerja? Tentu hal ini tidak mudah didapatkan di tengah-tengah persaingan yang makin menghebat, dan makin parah akhir-akhir ini.

Dulu, ketika zaman saya masih muda, bisa jadi menjadi seorang sarjana S1 itu sangat membanggakan karena pada masa itu masih tidak sebanyak sekarang universitas dan perguruan tinggi yang meluluskan sarjana. Sehingga ketika saya melamar pekerjaan, gelar S1 itu cukup bergengsi dan dengan lebih mudah mendapatkan pekerjaan itu. Tapi sekarang? Rasanya hampir setiap keluarga memiliki anak yang lulusan S1 sehingga makin populer dan tidak asing lagi gelar itu sehingga perusahaanpun mulai meningkatkan standar kebutuhannya dengan meminta harus S2 atau bahkan S3 untuk beberapa perusahaan tertentu. Hmmm...semakin tinggi kebutuhan pendidikan zaman ini, bagaimana nanti dengan zaman anak-anak kita yang sekarang masih duduk di bangku SD ya? Apalagi biaya makin mahal, kebutuhan makin banyak, sekolah makin mahal, sementara penghasilan kita tidak meningkat dengan signifikan juga. Jadi, bagaimana kita harus menyikapi semua ini ?

Berita-berita di koran pun tidak semakin baik dari hari ke hari, malah kadang sepertinya membuat semangat kita menurun dan menakutkan karena banyaknya kejahatan yang terjadi dan tingkat kriminal makin bervariasi dan meningkat dengan tajam, menghasilkan kegelisahan yang makin terlihat di tengah masyarakat kita. Bahkan bukan saja di negeri yang masih terhitung berkembang, tapi bahkan mulai merambah ke negara-negara yang sudah terhitung mapan. Hanya ada perbedaan yang jelas di antara keduanya yaitu sikap penduduknya yang tidak terlalu bergejolak dan masih bisa diajak duduk tenang untuk berpikir dengan kepala dingin.

Namun di tengah-tengah semuanya ini, di manakah posisi kita? Apakah kita juga akan terbawa arus yang demikian kencang dan ikut tersapu ombak, sehingga dengan mudah kita juga akan berpindah dari satu aliran ke aliran yang lain? Atau justru kitalah yang akan menjadi ujung ombak itu yang akan ikut menyapu kemana-mana dan melemahkan banyak orang dengan keyakinan kita yang mudah goyah? Atau akan dengan mudah runtuh di manapun ombak itu berhenti, dan kita tertinggal kepayahan karena tidak punya daya untuk kembali ke lautan itu? Coba kita renungkan hari ini, di manakah posisi kita?

Pagi ini, ketika saya merenungkan firman Tuhan, saya berhenti cukup lama di perikop tentang bagaimana Tuhan merindukan suatu umat yang isinya adalah orang-orang yang sungguh-sungguh takut akan Tuhan. Tapi ketika Ia tidak menemukannya, Ia katakan bahkan dengan tanganNya sendiri Ia mengirik umatNya itu seperti memeras anggur dan darah mereka menyembur membasahi bajuNya dan membuat baju itu menjadi merah, seperti baju pemerah anggur. (Yesaya 63:2). Suatu peristiwa yang mengerikan dalam pandangan saya.

1 Petrus 3:12 Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat." Ayat ini jelas mengatakan bahwa mata Tuhan tertuju kepada ‘orang-orang benar’. Jadi, kalau kita merupakan kelompok orang-orang benar, maka rasanya kita tidak perlu merasa takut dan khawatir akan semua gelombang yang sedang terjadi sekarang ini.

Tapi yang menjadi masalah, bagaimana kita tahu kalau kita ini termasuk ke dalam golongan orang-orang benar atau tidak ? Jawabannya mudah saja...apakah anda sudah lahir baru ? Karena hanya ketika anda sudah lahir baru, maka pada saat itu artinya anda sudah mengundang Yesus masuk ke dalam hati anda, maka pada saat itulah anda sudah dilahirkan baru menjadi orang-orang yang dibenarkan di dalam Yesus Tuhan. Itu sajakah? Semudah itu? Yap...semudah itu.

Apa benar, kalau anak-anak Tuhan itu tidak akan mengalami masalah? Ya, Tuhan memang tidak bilang kalau hari itu akan terus hujan atau akan terus panas. Jadi artinya kita bisa saja menghadapai masalah, tapi tentu saja semua itu tidak akan membuat kita tergeletak kalau kita percaya pada setiap janji firman Tuhan yang diperuntukkan bagi kita. Nah, di situlah letak hebatnya kebaikan Tuhan itu. Ia juga janjikan akan memberi kekuatan bagai burung rajawali kepada mereka yang terus berharap kepadaNya. So...apa yang perlu kita takutkan?

Mungkin saja saat ini anda sedang dalam gelombang yang besar tadi, yang sedang mencari-cari pekerjaan dan belum menemukan tempat anda berlabuh. Tapi mari saya sampaikan sesuatu buat anda. Anda tahu sebuah rahasia besar, yang ketika saya tuliskan nanti, anda akan mengangguk dan mungkin mengatakan bahwa oooo...itu aku sudah tahu. Rahasia ini adalah : TUHAN adalah OWNER atau PEMILIK dari semua perusahaan yang ada di dunia ini. Apakah anda mengerti kalimat tersebut? Ya...TUHAN adalah PEMILIKnya....dan jika anda katakan bahwa anda adalah anak TUHAN, maka itu artinya anda adalah keturunan atau bahkan pewaris dari semua perusahaan itu. Amin ???? Nah, kalau demikian kenyataannya, apakah menurut anda posisi anda sekarang sudah betul dengan berada di dalam gelombang yang besar tadi ?

Jika anda tahu kebenaran rahasia ini, maka anda dengan penuh keyakinan mengatakan bahwa anda tidak perlu ada dalam gelombang besar tadi, karena anda tahu ke mana anda harus mengalir sekarang. Mengalirlah ke sungainya Allah. Di sana selalu tersedia rumput yang hijau dan sungai yang tenang, dan akan memuaskan dahaga kita semua, dan memenuhi kebutuhan kita dalam hal apa saja, termasuk jika anda membutuhkan pekerjaan.

Ketika saya mengerti rahasia besar tadi, maka saya mulai mengubah pola pikir saya. Yang saya lakukan adalah memintanya kepada Bapa saya di sorga. Dan yang saya lakukan juga adalah mencoba memenuhi standar Allah dalam hal ini. Apa kriteria yang Ia minta supaya saya bisa ditempatkan di salah satu perusahaan milikNya itu? Tentu sebuah kriteria yang berbeda dengan dunia ini adalah hak keanggotaan tersebut. LAHIR BARU adalah satu syarat mutlak yang tidak bisa ditawar lagi. Siapapun harus memenuhinya untuk menjadi member.

Kriteria yang kedua tentulah harus mempunyai komunikasi yang baik dengan Bapa supaya kita bisa menangkap isi hatiNya. Nanti Dia akan utarakan kepada anda apa yang Dia harapkan dari anda, dan Dia sendiri yang akan menentukan anda layak untuk diposisikan di mana. Karena hanya Dia yang tahu posisi apa yang pas untuk anda dan saya, dan perusahaan milikNya mana yang sedang membutuhkan posisi itu. Hebat bukan? Jadi tanpa komunikasi dua arah, tak mungkin bisa terjadi pertemuan dua kutub itu.

Kriteria ke tiga tentu saja adalah memenuhi keinginan Bapa untuk hidup kita sehingga apapun yang Bapa putuskan untuk hidup kita, percayalah bahwa itu adalah yang terbaik bagi kita sendiri. Jangan pernah meragukan kasih Bapa buat kita.

Pengakuan kita akan keAllahan dari Tuhan kita itu sangatlah penting. Karena sebagai Empunya dari semua yang Dia ciptakan ini, tentu Dia berharap setiap kita akan menghormati dan menghargai keberadaanNya sebagai Si Empunya itu. Ia tidak pernah berharap agar kita sekedar membalas kasihNya itu dengan sebuah persembahan materi, tapi yang Ia minta dari kita itu adalah masalah hati. Ia meminta kita untuk bisa menyerahkan hati kita kepadaNya dengan utuh, itulah yang sangat Dia hargai.

Tentu saja ketika akhirnya kita mendapatkan kesempatan itu, jangan sia-siakan kasih setia Tuhan itu. Lakukanlah dengan penuh integritas. Jangan kecewakan dan permalukan Tuhan untuk hal ini, karena Ia sudah begitu baik kepada kita semua. Sayangnya, banyak sekali dari mereka yang mengaku anak Tuhan, ketika mendapatkan kesempatan itu justru membuangnya dengan melakukan hal-hal yang diluar standarnya Allah. Menyedihkan sekali. Saya menemukan banyak yang seperti ini, dan bahkan beberapa diantaranya adalah orang-orang yang saya bantu untuk mendapatkan pekerjaan, tapi akhirnya malah mempermalukan kita semua dengan kelakuannya yang sama sekali tidak mencerminkan sebagai anak Tuhan. Jadi, jagalah kelakuan dan karakter kita juga sedemikian supaya sesuai dengan standarnya Allah.

Atau banyak juga yang akhirnya ketika sudah diberkati, mereka lupa dari mana semua berkat itu berasal, sehingga meninggalkan pelayanan dengan alasan kesibukan, dan banyak yang tenggelam dalam kolam depresi karena tekanan yang mereka rasakan. Jangan lupakan kebaikan Tuhan, tetaplah berada di alirannya Tuhan, jangan beralih ke aliran yang lain. Kalau anda sedang ada dalam masalah seperti ini, anggaplah ini sebagai sebuah WARNING untuk anda segera putar kemudi dan kembali.

Kembali ke masalah kita hari ini, imanilah bahwa pertolongan Tuhan itu selalu ada untuk kita yang percaya kepadaNya. Bahkan untuk sebuah pekerjaan yang kita rindukan, Ia sudah mempersiapkan yang terbaik untuk anda dan saya. Kasih Tuhan tak bertepi...kita bisa melihat awalnya, tapi takkan pernah bisa melihat akhirnya...karena kasihNya itu begitu ........panjaaaaang. Percaya akan hal itu membuat kita tidak kawatir akan hal apapun juga. Amin.

Minggu, 12 April 2009

A Gift from the Heart for Women

Kisah berikut ini sangat menyentuh perasaan, dikutip dari buku "Gifts From The Heart for Women" karangan Karen Kingsbury. Buku ini dapat Anda peroleh di toko buku Gramedia, maupun toko buku lainnya. Inti ceritanya kira-kira sbb :

Seorang Bayi Mungil Hanya Mampu Hidup Selama 6 Jam, Tetapi ...

Sepasang suami istri hidup bahagia. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang ABORSI, karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi. Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman2 dan sahabat2, dan lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan mereka.
Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi. Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki2 dan perempuan. Tetapi bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi kondisi bayi laki2. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuksang ibu dan bayi laki2 nya.

Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras untuk tidak menggugurkan bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki2nya. "Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak", kata sang ibu di sela tangisannya.
Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah kehendak Tuhan. Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini. Hal ini membuatnya lebih tabah.

Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini. Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi mereka. Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian. Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain ?
Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus bersujud kepada Tuhan. Pada mulanya, mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencanaNya sendiri. Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat untuk dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam. Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anne, mereka akan mendonorkan organnya. Ada dua bayi yang sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang menunggu donor organ bayi. Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi sebagai orang tua, dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne. Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi.

Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya dengan selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut, sang suami menggendong Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan tersenyum dengan manis. Senyuman Anne yang imut tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya.
Tidak ada kata2 di dunia ini yang mampu menggambarkan perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa mereka sudah melakukan pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi Anne), mereka sangat bahagia melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka, mereka sangat sedih karena kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa jam saja. Sungguh tidak ada kata2 yang dapat mewakili perasaan pasangan tersebut. Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang berasal dari jiwa mereka yang terluka..

Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan untuk melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap bertahan hidup setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi keluarga tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah enam jam.....
Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran organ. Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tsb bahwa donor tsb berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian.

Pasangan tersebut sekarang sadar akan kehendak Tuhan. Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut, Anne adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil akan hidup dalam hati mereka selamanya...

Ada 3 point penting yang dapat kita renungkan dari kisah ini :
1. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun bahkan seratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah apa yang kita telah kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat bagi orang lain.

2. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama perusahaan kita telah berdiri, satu tahun ataupun bahkan dua ratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah apa yang dilakukan perusahaan kita selama ini, yang bermanfaat bagi orang lain.

3. Ibu Anne mengatakan "Hal terpenting bagi orang tua bukanlah mengenai bagaimana karier anaknya di masa mendatang, dimana mereka tinggal, maupun berapa banyak uang yang mampu mereka hasilkan. Tetapi hal terpenting bagi kita sebagai orang tua adalah untuk memastikan bahwa anak2 kita melakukan hal2 terpuji selama hidupnya, sehingga ketika kematian menjemput mereka, mereka akan menuju surga".

Ada 4 kemungkinan respon dari pihak2 yang telah membaca kisah ini.

PERTAMA, cuek / tidak peduli / tidak mengerti kisah ini.

KEDUA, tersentuh dengan kisah ini, tetapi tidak melakukan apapun.

KETIGA, tersentuh dengan kisah ini, intropeksi diri, lalu mengubah cara pandang tentang hidupnya.

KEEMPAT, tersentuh, intropeksi diri, mengubah cara pandang tentang hidupnya, lalu bergerak aktif untuk memaknai hidupnya sendiri dengan cara memberikan makna bagi kehidupan orang lain.

Bila di antara sekian banyak orang yang memperoleh kisah ini dari Anda, ada satu saja yang termasuk kategori nomor EMPAT, ini berarti Anda telah berhasil mengubah hidup seseorang, dari sekedar "Hidup" menjadi "Hidup Yang Lebih Bermakna". Mereka sungguh beruntung dengan kehadiran Anda di dunia ini.

Berhentilah Untuk Selalu Memikirkan Kepentingan Diri Sendiri, Jadikanlah Kehadiran Anda Di Dunia Ini Sebagai RAHMAT Bagi Orang Banyak dan Bagi Orang2 Yang Anda Cintai (Ayah, Ibu, Saudara/i, Suami/Istri, Anak2 Anda, dst)

Menerobos lampu merah

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau.Jack segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagiia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah biasanyamenyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lengang. Lampu berganti kuning. Hati Jackberdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelanggaris jalan, lampu merah menyala. Jack bimbang, haruskah ia berhenti atauterus saja. "Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak," pikirnyasambil terus melaju.

"Prit!" Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanyaberhenti. Jack menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalamhati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlaluasing. Hey, itu khan Bob, teman mainnya semasa SMA dulu. Hati Jack agak lega. Iamelompat keluar sambil membuka kedua lengannya. "Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!" "Hai, Jack." Tanpa senyum. "Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istrisaya sedang menunggu di rumah." "Oh ya?" Tampaknya Bob agak ragu. Nah, bagus kalau begitu. "Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dananak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak bolehterlambat, dong." "Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasilampu merah di persimpangan ini." O-o, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jack harus ganti strategi. "Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampumerah. Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala." ... Aha, terkadangberdusta sedikit bisa memperlancar keadaan. "Ayo dong Jack. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIMmu." Dengan ketus Jack menyerahkan SIM, lalu masuk ke dalam kendaraan danmenutup kaca jendelanya.

Sementara Bob menulis sesuatu di buku tilangnya.Beberapa saat kemudian Bob mengetuk kaca jendela. Jack memandangi wajah Bob dengan penuh kecewa. Dibukanya kaca jendela itusedikit. Ah, lima centi sudah cukup untuk memasukkan surat tilang. Tanpaberkata-kata Bob kembali ke posnya. Jack mengambil surat tilang yang diselipkan Bob di sela-sela kaca jendela. Tapi, hei apa ini. Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota.

Kenapa ia tidak menilangku. Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa? Buru-buru Jack membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bob. "Halo Jack, Tahukah kamu Jack, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha danberharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu juga kali ini. Maafkan aku Jack. Doakan agar permohonan kami terkabulkan. Berhati-hatilah. (Salam, Bob)." Jack terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bob. Namun, Bob sudah meninggalkan pos jaganya entah ke mana. Sepanjang jalan pulang iamengemudi perlahan dengan hati tak tentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan. Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain. Bisajadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita. Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati.